PDA

View Full Version : Memahami spesifikasi oli mesin



nawantoro
23-07-2012, 01:27 PM
Ulasan di bawah didasari pertanyaan sederhana: Apa sih oli mesin yang bagus?

Pada dasarnya oli mesin yang bagus adalah oli yang mampu memenuhi kebutuhan mesin. Nah, dalam spesifikasi oli biasanya terdapat beberapa istilah. Istilah-istilah ini lazim dimuat dalam label kemasan oli. Namun apakah angka-angka yang tertera di situ cukup menggambarkan kualitas oli tersebut dibandingkan oli lain yang beda merk? Bagaimana cara membedakannya? Percayakah Anda dengan iklan?

Okelah... mari kita bahas satu per satu.

[1] VISKOSITAS

Bahasa sederhananya adalah kekentalan, dalam hal ini kekentalan oli. Tentu gampang membedakan mana yang kental dan mana yang encer. Society of Automotive Engineers (SAE) pada tahun 1911 telah mempublikasikan standar SAE J300 untuk viskositas oli mesin. Pada awalnya hanya ada angka-angka 10, 20, 30, 40, 50 untuk merepresentasikan viskositas. Angka 10 menyatakan mampu alir (flow rate) oli pada temperatur 100 °C (210 °F) adalah kurang dari 14 detik, sementara pada angka 50 menunjukkan lebih dari 45 detik. Makin besar angkanya makin kental, artinya makin lambat untuk mengalir.

Pada perkembangan berikutnya terdapat spesifikasi khusus "winter" dengan kode tambahan 'W", yang didasari kenyataan bahwa viskositas SAE 20 produk A dengan SAE 20 produk B berbeda pada temperatur 0 °F ( -17.7 °C). Selanjutnya muncul oli mesin dengan kemampuan multi-grade karena penambahan additive/enhancer sesuai perkembangan teknologi.

Angka viskositas ini jamak ditemui pada label kemasan oli mesin yang dijual di pasaran, misalnya SAE 20W-50, SAE 10W-40, SAE 10W-30 dan lain-lain. SAE 10W-30 artinya oli tersebut memenuhi spesifikasi SAE 30 dan mempunyai karakteristik SAE 10 pada cuaca dingin (winter temperature).

[2] VISCOSITY INDEX (VI)

Angka VI biasanya tidak dimunculkan pada label kemasan, padahal angka ini penting. Angka VI menunjukkan kemampuan oli mesin mempertahankan viskositasnya pada kondisi tertentu. Artinya, kalau spesifikasinya mengatakan viskositasnya memenuhi grade SAE 20 maka pada temperatur yang berbeda akan menunjukkan perilaku selayaknya SAE 20, dengan kata lain kinerjanya stabil. Cara pengujiannya mengacu pada standar ASTM D-2270.

Angka VI tinggi menunjukkan stabilitas yang bagus. Makin tinggi makin bagus, namun tidak menunjukkan kemampuan oli tersebut menahan panas.

[3] FLASH POINT

Flash point (titik nyala) menunjukkan angka temperatur tertentu ketika uap oli dapat terbakar. Makin tinggi flash point artinya oli makin tidak mudah menguap.

[4] API CERTIFICATION

American Petroleum Institute (API) adalah salah satu badan yang dirujuk untuk melakukan sertifikasi produk. Saat tulisan ini dibuat spesifikasi terakhir adalah API SN yang diperkenalkan sejak Oktober 2010. API SN sudah mempertimbangkan "Resource Conserving" atau "Energy Conserving" terkait isu-isu lingkungan. Meski begitu di pasaran cukup sulit mendapatkan API SN, kebanyakan masih API SM.

Selain API masih banyak lembaga lain yang melakukan sertifikasi seperti ILSAC and ACEA. Bahkan Mercedes-Benz dan Volkswagen punya standar sendiri untuk oli mesin. Makin banyak mendapatkan sertifikasi maka makin banyak yang mengakui kualitas oli mesin tersebut.

[5] KOEFISIEN GESEK KINEMATIK (cSt)

Lazim dimunculkan dengan istilah centiStokes (cSt), adalah angka yang menunjukkan koefisien gesek dalam hubungannya dengan fluid density (http://en.wikipedia.org/wiki/Viscosity). Untuk oli mesin, angka koefisien ini diukur pada temperatur 40 °C (pada umumnya mesin dalam kondisi stasioner/langsam) dan 100 °C (dimana mesin bekerja keras).

Semakin kecil angkanya menunjukkan bahwa gesekan yang terjadi makin kecil. Dan lazimnya makin kecil angka SAE Grade-nya juga makin kecil pula angka cSt-nya.

[6] TOTAL BASE NUMBER (TBN)

TBN menunjukkan sisa zat aditif alkali yang terkandung dalam oli, dihitung dalam satuan mg KOH/g.

Selain berfungsi melumasi, oli mesin juga berfungsi membersihkan (sebagai deterjen) dan mendinginkan mesin. Zat aditif ditambahkan untuk memperkaya fungsi oli. Karena bersifat alkali, zat aditif ini juga berfungsi menetralisir kandungan asam yang terbentuk akibat proses pembakaran, sehingga dengan kata lain melalui angka TBN kita dapat memprediksi apakah oli mesin tersebut sudah jenuh atau belum. Makin besar angkanya akan makin lama umur pakainya. Oli mesin yang sudah jenuh tidak dapat mencegah karat.

Angka TBN untuk oli mesin bensin berkisar 7 – 10, sedangkan untuk mesin diesel berkisar 10 – 15.


Berikut adalah spesifikasi beberapa merk oli yang saya dapatkan dari spesifikasi teknis yang dipublikasikan di internet.
Ternyata cukup sulit mendapatkan data-data teknis oli tertentu. Semoga tidak menjadi indikasi data-data tersebut sengaja "disembunyikan".
299

Semoga bermanfaat.
Mohon dikoreksi jika ada yang salah.

Note:
Disarikan dari berbagai sumber dan sudah pernah di-posting di sini: http://autos.groups.yahoo.com/group/daihatsu_ceria/message/25181/ dan di sini: http://www.facebook.com/groups/162626407121026/doc/271561072894225/.

---
Baca juga artikel di sini:
http://www.saft7.com/benarkah-oli-mesin-itu-cocok-cocokan/

Arief
24-07-2012, 02:56 AM
thank share nya kang

pahlanov
24-07-2012, 08:20 AM
bahasa tingkat tinggi.... anyway thanks

nawantoro
24-07-2012, 09:21 AM
hanya berusaha menyarikan dari berbagai sumber...
seringkali kita terjebak dengan iklan ato omongan teman saja, padahal belum tentu benar. setidaknya detil spek oli akan lebih jelas mengulas dirinya sendiri... lihat di tabelnya aja... setelah dapet SAE yg direkomendasikan tinggal pilih yang VI-nya lebih tinggi, flashpoint-nya lebih tinggi, angka cSt-nya lebih rendah, dan TBN-nya lebih tinggi... tentu saja keputusan akhir sangat tergantung kemampuan kantong :)

nawantoro
25-07-2012, 08:10 AM
sekedar informasi,
tabel spek oli di atas saya rangkum dari berbagai sumber. jika ada yang mau spek detil tiap2 oli silakan japri..

nawantoro
25-07-2012, 08:28 AM
and the best value is.....
307

SAE 10W-30 sesuai dengan rekomendasi buku manual untuk Daihatsu Ceria
tidak mudah menguap.... sudah dibuktikan dengan mulut karbu yang selalu bersih...
meski mineral based tapi punya spesifikasi layaknya oli sintetik, bahkan bbrp lebih baik di beberapa point...
sudah dicoba hi-rev... tarikan lebih enteng...
setelah 5000 km tidak menunjukkan gejala degradasi performa yg signifikan...

Untuk Ceria saya, sebelumnya saya sudah mencoba:
- PrimaXP
- Fastron
- Shell Helix HX5
- Shell Helix HX7
- Shell Astra (kolaborasi Shell dengan PT Astra International, Tbk.)
- Castrol GTX
- Castrol Magnatex
- Motul 5100
- Syntium 800

Di mobil lainnya pernah merasakan juga:
- Shell Helix Ultra (maknyoosss....)
- Castrol Edge
- Fastron Full Synthetic
- Total Quartz 5000, 7000, 9000
- Syntium 1000, 3000
- Mobil 1

yuddin
25-07-2012, 10:01 AM
sedikit kesulitan memahaminya... tp okel;ah

ian januardi
25-07-2012, 10:24 AM
and the best value is.....
307

SAE 10W-30 sesuai dengan rekomendasi buku manual untuk Daihatsu Ceria
tidak mudah menguap.... sudah dibuktikan dengan mulut karbu yang selalu bersih...
meski mineral based tapi punya spesifikasi layaknya oli sintetik, bahkan bbrp lebih baik di beberapa point...
sudah dicoba hi-rev... tarikan lebih enteng...
setelah 5000 km tidak menunjukkan gejala degradasi performa yg signifikan...

Untuk Ceria saya, sebelumnya saya sudah mencoba:
- PrimaXP
- Fastron
- Shell Helix HX5
- Shell Helix HX7
- Shell Astra (kolaborasi Shell dengan PT Astra International, Tbk.)
- Castrol GTX
- Castrol Magnatex
- Motul 5100
- Syntium 800

Di mobil lainnya pernah merasakan juga:
- Shell Helix Ultra (maknyoosss....)
- Castrol Edge
- Fastron Full Synthetic
- Total Quartz 5000, 7000, 9000
- Syntium 1000, 3000
- Mobil 1

Om konsekuensinya dgn. Berganti ganti oli apa efeknya?....apakah lqngsung trasaa dlm penggunaan atau setelah mesin di bongkar?....atau sekalian direset berdasarkan karakteristik mesjn kendaraan.?....

nawantoro
25-07-2012, 02:46 PM
sebenernya menurut saya pribadi tidak masalah sepanjang proses penggantiannya dilakukan dengan benar, contohnya dilakukan oil flushing terlebih dahulu.. jangan serta-merta mengganti oli apalagi mencampur oli yang beda tipe atau beda tingkat kekentalan... dalam kondisi terpaksa, menambahkan oli beda merk bisa saja dilakukan sepanjang kekentalan dan base-nya sama..

oli yang jelek selalu meninggalkan banyak kerak oli...
coba intip rocker arm dari lubang pengisian oli... pemakaian oli yang bagus akan membuat parts di dalamnya selalu dalam kondisi bersih..bahkan putih mengkilat seperti baru... jika pake oli jelek pasti warna parts-nya jadi coklat tua...

saya biasa bandingkan performa oli setelah pemakaian minimal 1000 km

bagoes
25-07-2012, 04:00 PM
ndul gan....mantafff bgt inpohnya

ian januardi
25-07-2012, 04:18 PM
sebenernya menurut saya pribadi tidak masalah sepanjang proses penggantiannya dilakukan dengan benar, contohnya dilakukan oil flushing terlebih dahulu.. Jangan serta-merta mengganti oli apalagi mencampur oli yang beda tipe atau beda tingkat kekentalan... Dalam kondisi terpaksa, menambahkan oli beda merk bisa saja dilakukan sepanjang kekentalan dan base-nya sama..

Oli yang jelek selalu meninggalkan banyak kerak oli...
Coba intip rocker arm dari lubang pengisian oli... Pemakaian oli yang bagus akan membuat parts di dalamnya selalu dalam kondisi bersih..bahkan putih mengkilat seperti baru... Jika pake oli jelek pasti warna parts-nya jadi coklat tua...

Saya biasa bandingkan performa oli setelah pemakaian minimal 1000 km

wah tks bgt solusi sahabatnya yah om.......klo gitu stlah mobil ganti olie..orgnya juga mau nguras oli beberapa cc...supaya nga pening...wkwkwqkkk

nawantoro
26-07-2012, 04:57 PM
hahahaha.... hati-hati keabisan oli... wkwkwkkwkkk

yudigumilar
27-07-2012, 12:27 PM
Nice share :)

nawantoro
27-07-2012, 03:44 PM
ndul gan....mantafff bgt inpohnya
makasih om

phampham
28-07-2012, 09:08 PM
gile pengalamannya ajib nih,, banyak bener... thanks gan kite coba lirik2

MasBBG
28-07-2012, 11:24 PM
setuju gan... jangan terpengaruh iklan, olie kebanyakan pasang iklan dah pasti mahal... mahal buat bayar masuk tv-nya... kalo bisa pake yg buatan negeri sendiri ajah.... hehehehe cintailah ploduk-ploduk indonesia....

prio 0874
29-07-2012, 07:02 AM
kesimpulannya Oli mana yang paling recommend om?? Mohon pencerahannya...

nawantoro
29-07-2012, 06:45 PM
kesimpulannya Oli mana yang paling recommend om?? Mohon pencerahannya...
dikembalikan ke spek pabrikan dulu karena saya yakin itulah yang sebenernya terbaik...
kebetulan untuk Ceria, pake SAE 10W-30

misalkan sudah nemu SAE-nya maka silakan liat spek dari tabel yg ada di halaman pertama... itu saya dapatkan dari internet rilis resmi masing2 pabrikan oli... pilih VI tinggi, cSt rendah, Flash Point tinggi, TBN tinggi (opsional). setelah nemu kandidatnya silakan hunting harganya... supaya dapet harga terbaik bisa kunjungi toko khusus oli atau ke sentra spare part seperti Atrium Senen. ini semata-mata untuk mendapatkan kualitas oli terbaik dengan harga paling bersahabat.. sehingga optimasi kantong didapat :)

untuk oli-oli yang spek-nya belum ada di tabel silakan googling sendiri... :)

nawantoro
29-07-2012, 07:21 PM
oiya... kadang2 kita sudah terlanjur menggunakan oli mesin dengan kekentalan lebih tinggi.. biasanya karena beberapa alasan:
1- terjebak omongan orang2. biasanya dibilangin mobil lama jangan pake oli encer...
2- suara (menjadi) lebih halus...
3- gak paham alias terserah montir..

padahal... oli kental tidak mampu melumasi komponen tersembunyi karena tidak mampu melewati celah sempit... dengan oli kental kerja pompa oli pun menjadi lebih berat...

biasanya setelah terlanjur pake oli kental trus pake oli lbh encer akan timbul suara lebih berisik. suara muncul biasanya dari arah klep... solusinya lakukan oil flushing dan pakailah produk slow sludge oil remover misalnya Wynn's Tune Up Concentrate selama 5000 km atau setidaknya 2000 km sebelum jadwal ganti oli... tergantung seberapa tebal kerak yg timbul, tapi biasanya 2-3x treatment sudah jauh lebih baik hasilnya... silakan intip rocker arm dari tutup oli... lazimnya akan menjadi lebih putih bersih...

setelah pemakaian slow sludge oil removerâ jangan lupa setting ulang celah klep sesuai rekomendasi pabrikan..

rie
30-07-2012, 03:21 AM
and the best value is.....
307

SAE 10W-30 sesuai dengan rekomendasi buku manual untuk Daihatsu Ceria
tidak mudah menguap.... sudah dibuktikan dengan mulut karbu yang selalu bersih...
meski mineral based tapi punya spesifikasi layaknya oli sintetik, bahkan bbrp lebih baik di beberapa point...
sudah dicoba hi-rev... tarikan lebih enteng...
setelah 5000 km tidak menunjukkan gejala degradasi performa yg signifikan...

Untuk Ceria saya, sebelumnya saya sudah mencoba:
- PrimaXP
- Fastron
- Shell Helix HX5
- Shell Helix HX7
- Shell Astra (kolaborasi Shell dengan PT Astra International, Tbk.)
- Castrol GTX
- Castrol Magnatex
- Motul 5100
- Syntium 800

Di mobil lainnya pernah merasakan juga:
- Shell Helix Ultra (maknyoosss....)
- Castrol Edge
- Fastron Full Synthetic
- Total Quartz 5000, 7000, 9000
- Syntium 1000, 3000
- Mobil 1

om, carinya dimana? disini palingan ada nya castrol magnatec 10-40

rie
30-07-2012, 03:22 AM
oiya... kadang2 kita sudah terlanjur menggunakan oli mesin dengan kekentalan lebih tinggi.. biasanya karena beberapa alasan:
1- terjebak omongan orang2. biasanya dibilangin mobil lama jangan pake oli encer...
2- suara (menjadi) lebih halus...
3- gak paham alias terserah montir..

padahal... oli kental tidak mampu melumasi komponen tersembunyi karena tidak mampu melewati celah sempit... dengan oli kental kerja pompa oli pun menjadi lebih berat...

biasanya setelah terlanjur pake oli kental trus pake oli lbh encer akan timbul suara lebih berisik. suara muncul biasanya dari arah klep... solusinya lakukan oil flushing dan pakailah produk slow sludge oil remover misalnya Wynn's Tune Up Concentrate selama 5000 km atau setidaknya 2000 km sebelum jadwal ganti oli... tergantung seberapa tebal kerak yg timbul, tapi biasanya 2-3x treatment sudah jauh lebih baik hasilnya... silakan intip rocker arm dari tutup oli... lazimnya akan menjadi lebih putih bersih...

setelah pemakaian slow sludge oil removerâ jangan lupa setting ulang celah klep sesuai rekomendasi pabrikan..

ijin quote om
supaya saya gk lupa

nawantoro
30-07-2012, 07:58 AM
siap.. silakan...
namanya juga knowledge sharing... :)

rie
30-07-2012, 07:09 PM
siap.. silakan...
namanya juga knowledge sharing... :)

trus nyarinya d mana om
saya d jambi sumatra, yg 10-40 aja susah ktemunya @_@

Hendarr
31-07-2012, 06:32 AM
Biasanya di kaleng olie atau dibrosurnya tertera pemakaian maksimal, misal maksimal 5000 km, apakai itu batasan limit untuk mengganti olie atau batasan toleransi warning untuk segera ganti olie. Jadi maksud saya jika kita melewati batas maksimum apakah masih diperbolehkan.....

nawantoro
31-07-2012, 08:19 AM
trus nyarinya d mana om
saya d jambi sumatra, yg 10-40 aja susah ktemunya @_@

1. Shop & Drive jualan macem2 oli
2. SPBU pertamina jualan Fastron

hasil googling:
- Toko Oli Union Jaya: https://foursquare.com/v/toko-oli-union-jaya/4ec097c04690d23389b835ae
- Aneka Citra Oli: http://panpages.co.id/listings/id22849-aneka-citra-oli-toko

nawantoro
31-07-2012, 08:25 AM
Biasanya di kaleng olie atau dibrosurnya tertera pemakaian maksimal, misal maksimal 5000 km, apakai itu batasan limit untuk mengganti olie atau batasan toleransi warning untuk segera ganti olie. Jadi maksud saya jika kita melewati batas maksimum apakah masih diperbolehkan.....
itu angka yang ditentukan produsennya dari berbagai pertimbangan.

kenyataannya:
oli bersirkulasi selama mesin hidup, jadi umur oli seharusnya berhubungan dengan engine running hours dan bukan mileage (jarak tempuh). tapi kan susah ngitungnya... jadi memang disarankan jika sering bermace-macet ria maka interval penggantian oli dipercepat...

cara yang lebih tepat untuk memastikan oli masih dapat dipakai ato tidak adalah dengan mengukur angka TBN di lab... jelas ini tidak mudah... ngapain?

kesimpulannya, menurut saya kalo cuman lebih 100-200 km sih gpp.. dengan catatan bukan sering kena macet... bahkan salah satu oli pernah dites 2x lebih jauh daripada jarak/interval yang dipublikasikan..

rie
31-07-2012, 08:45 AM
1. Shop & Drive jualan macem2 oli
2. SPBU pertamina jualan Fastron

hasil googling:
- Toko Oli Union Jaya: https://foursquare.com/v/toko-oli-union-jaya/4ec097c04690d23389b835ae
- Aneka Citra Oli: http://panpages.co.id/listings/id22849-aneka-citra-oli-toko

thx om
pagi ini k sana

rie
31-07-2012, 10:16 AM
yg aneka citera barusan saya telpon, katanya dah tutup 3 taun
yg union bentar lg d samperin deh
:D

rie
31-07-2012, 12:38 PM
yg aneka citera barusan saya telpon, katanya dah tutup 3 taun
yg union bentar lg d samperin deh
:D

yg union masih buka..
tp terus terang agak takut .. ada banyak tong oli d sana

Hendarr
01-08-2012, 01:20 AM
Pernah kemakan iklan, tuh vw kodok temen ada yg rontok mesinnya padahal mesin baru diset sebelum turing pake olie pertamina begitu hari H dia ganti itu olie "sang juara".....Entah dia dapat olie palsu atau gimana.. Tapi klo palsu kok ditokonya brandenya olie itu

arse
01-08-2012, 01:25 PM
tambahan aditif pengaruh ke olie ga ya? apa bener jadi lebih bagus?

didik
01-08-2012, 03:17 PM
kalo saya masih mantabs dengan shell helix H7

nawantoro
04-08-2012, 03:14 AM
tambahan aditif pengaruh ke olie ga ya? apa bener jadi lebih bagus?

Tergantung sifat aditif dan spek olinya...
Oli yang bagus ga perlu aditif lagi....bsa jadi nanti malah "saling membunuh" :-)

nawantoro
04-08-2012, 03:20 AM
om, carinya dimana? disini palingan ada nya castrol magnatec 10-40

Idemitsu dipake sebagai standar oli genuine beberapa pabrikan jepun spt mitsubishi dan honda.... Saya gak yakin toyota (TGMO) pake apa gak... Daihatsu blum punya genuine oil setau saya...

Jadi klo mau idemitsu dan susah carinya maka belilah honda genuine oil ato mitsubishi genuine oil... Belinya jelas di masing2 beres dan jelas lebih menjadi lebih mahal...

anugraha
04-08-2012, 06:47 PM
Percayakan aja ke beres mahal dikit kualitas terjamin

Hendarr
04-08-2012, 07:41 PM
Betul itu percayakan amayg terpercaya hehehhe

nawantoro
05-08-2012, 06:19 AM
Percayakan aja ke beres mahal dikit kualitas terjamin

Untuk kebanyakan kasus iya... Sayangnya ada sebagian kasus lagi yg tidak.. Ceria saya pernah ditangani di salah satu beres yg gak ngerti gimana setting klep mesin 3 silinder.... Dikiranya sama dengan mesin silinder genap.... Untung mesin gak bubar....

Sayang sekali...mungkin akibat knowledge transfer yg tidak mulus krn jumlah Ceria yg limited dan mesinnya yg unik :-)

ian januardi
05-08-2012, 09:59 AM
Untuk kebanyakan kasus iya... Sayangnya ada sebagian kasus lagi yg tidak.. Ceria saya pernah ditangani di salah satu beres yg gak ngerti gimana setting klep mesin 3 silinder.... Dikiranya sama dengan mesin silinder genap.... Untung mesin gak bubar....

Sayang sekali...mungkin akibat knowledge transfyer yg tidak mulus krn jumlah Ceria yg limited dan mesinnya yg unik :-)

Setuju dengan statement ini.....temen mekanik saya yg biasa ngerawat mobil cc gede dan 4 silinder mengakui butuh waktu untuk mesin 3 silinder....bukan kran dia nga expert.....tapi mmng konsisten krna pengalaman dan keilmuan.....bukan sekedar bisa mengoprek mesin tapi levelnya sudah menguasai......baik secara teori dan praktek....

nawantoro
06-08-2012, 02:16 PM
bukannya mengecilkan mekanik beres...
sayang sekali mereka-mereka yang masih muda mungkin gak pernah ketemu Ceria..

kembali ke masalah oli,
kenapa Daihatsu gak punya genuine oil ya?
ato jangan2 saya gak update....

testimoni pake SHELL Astra SAE 10W-30 (hasil kolaborasi Shell dengan Astra International) ternyata biasa-biasa aja....
jadi kesimpulan saya oli ini overpriced (dijual 78rb/liter di Shop & Drive)

622

titis_rz
06-08-2012, 04:45 PM
top markotop...

nawantoro
13-08-2012, 04:56 PM
jos gandos.... :)

nawantoro
08-10-2012, 04:57 PM
sundul dulu ah... supaya yg blum tau jadi tau :)